NIM : 1701306253
Isi Laporan :
Pada
tanggal 2 April 2015, saya dan teman-teman kelompok CB pergi ke SDN Grogol
Utara 11 Petang lagi untuk melakukan tugas CB. Seperti biasa di sana, kami
terbagi atas 3 kelompok untuk mengajar kelas tiga, empat, dan kelas lima. Pada
pertemuan kedua ini, saya, Putri, dan Anggraini mendapatkan bagian mengajar
kelas empat.
Ketika
sudah waktunya untuk mengajar, kami memasuk kelasnya dan ade-adenya pun
langsung berteriak gembira(mungkin karena mereka senang tidak belajar). Pada
pertemuan kedua ini kami melakukan "Pembelajaran dan Penerapan Moral dan
BP". Maksudnya adalah kami ingin mengetahui seberapa jauh ade-adenya sudah
mengetahui dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-harinya. Suasana kelas pun masih
tetap berisik dan kami melihat ada salah satu ade yang menangis, langsung saja
Putri dan Anggraini mendatanginya dan menanyakan kenapa menangis dan kami
mendapatkan sebabnya bahwa dia di usilin oleh seseorang teman sekelasnya,
melihat hal itu kami merasa tidak senang karena masih saja ada tindakan itu.
Lalu setelah suasananya sudah mereda, kami pun memulai sesinya, di sesi itu
saya dan Anggraini bertugas untuk mengajar mereka dan Putri menjadi fotografer
dan membantu kami juga. Untuk pertemuan ini, saya menyuruh ade-ade untuk maju
ke depan dan menceritakan pengalaman sehari-hari mereka agar kami mengetahui
apakah ade-adenya sudah menerapkannya atau tidak. Untuk menyuruh maju
satu-persatu sangatlah hal yang susah, banyak dari mereka tidak
menginginkannya, dan kami pun menyuruh mereka maju bertiga langsung, tetapi
cara itu masih saja tidak berhasil, tetapi pada akhirnya ada dua ade perempuan
yang berani maju dan menceritakan pengalamannya. Setelah mereka berdua
menceritakannya, kami pun memberi pertanyaan kepada ade-ade yang hanya duduk
dan mendengarkannya, dan banyak dari mereka yang bisa menjawabnya dan kami pun
memberikan cemilan kepada mereka yang maju dan dapat menjawabnya.
Waktu
untuk mengajarpun sudah selesai dan kami berpamitan pulang kepada ade-adenya dan
kebanyakan dari mereka tidak ingin kami pulang tetapi menginginkan kami untuk
melanjutkan pengajaran kami(terlihat sekali bahwa mereka tidak ingin belajar
pelajaran selanjutnya), walaupun begitu kami tetap pulang dan melaporkan kepada
gurunya bahwa kami sudah selesai dan gurunya akan memasuki kelasnya nanti. Pada
pertemuan kedua ini kami merasakan lelah yang luar biasa karena susahnya untuk
mengatur ade-adenya. Tetapi kami tidak menyerah dan pada pertemuan esoknya,
kami akan melakukannya lebih baik lagi



